Home

Wednesday, 2 March 2016

Manfaat Buah Nanas Bagi kesehatan

Hati adalah organ yang mudah diabaikan. Itulah masalahnya, sebab hati Anda mungkin diam-diam sedang diserang oleh timbunan lemak. Dengan pemeliharaan dan asupan makanan yang tepat, hati Anda bisa bertahan seumur hidup.
  • Menurunkan Berat Badan.  Sudah waktunya Anda menghitung jumlah lubang di ikat pinggang Anda. Jika Anda mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, menurunkan berat badan dapat membantu mengurani peradangan. Selain itu, juga akan meningkatkan resistensi insulin –penanda yang mengarah pada risiko kelainan perlemakan hati non-alkohol yang lebih parah. Target Anda: Pastikan indeks massa tubuh Anda tidak melebihi 23. Menurut peneliti Taiwan, ini merupakan angka yang ideal untuk menghindari kelainan perlemakan hati nonalkohol.

  • Modifikasi menu.  Hati Anda bertugas mengurai lemak dan karbohidrat, serta menyaring racun dari darah Anda. Dengan kata lain, hati Anda memiliki tugas berat karena harus menghadapi segala bentuk makanan tidak sehat yang Anda masukkan ke dalam tubuh Anda. Anda bisa mempermudah tugasnya dengan menjalankan diet yang lebih bersih. Target Anda: Isi perut Anda dengan kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran hijau, dan ikan yang berlemak. Dalam suatu studi di Korea Selatan, orang yang mengonsumsi cukup kacang-kacangan, biji-bijian, dan makanan kaya vitamin K, folat, dan asam lemak Omega-3 memiliki risiko terkena kelainan perlemakan hati non-alkohol yang rendah.

  • Tiga aturan. Olahraga reguler bisa menjaga hati Anda dengan meningkatkan sensitivitas insulin dan membakar lemak di dalam aliran darah Anda sebelum tiba di hati. Selain itu, olahraga bisa membantu Anda menurunkan berat badan –yang memiliki manfaat tersendiri (lihat #1). Target Anda: Pergilah ke gym setidaknya tiga kali seminggu. Studi dari Korea Selatan dan Inggris menemukan bahwa berolahraga –apa pun jenisnya– sesuai atau melebihi frekuensi bisa menjadi faktor kunci untuk memerbaiki tandatanda kelainan perlemakan hati non-alkohol.

  • Kurangi alkohol. Hati Anda menjalankan tugas yang luar biasa berat dalam mengurai alkohol, sampai Anda memutuskan untuk menambah konsumsi alkohol melebihi batas yang bisa ditanganinya. Dampaknya: Produk sampingan dari metabolisme alkohol bisa merusak sel-sel hati Anda dan merusak fungsinya. Target Anda:Konsumsi maksimal dua gelas minuman alkohol per hari. Menurut studi dalam Journal of Hepatology, menaati batasan ini bisa mengurangi risiko Anda terkena steatohepatitis non-alkohol hingga separuhnya. Artinya, hanya 710 ml bir reguler atau 300 ml wine.

  • Batasi konsumsi obat. Sedikit asetaminofen bisa melegakan sakit ringan, tetapi konsumsi yang berlebihan bisa merusak hati Anda. (Tubuh Anda menghasilkan produk sampingan ketika menguraikan obat-obatan.). Bahkan, overdosis asetaminofen merupakan penyebab gagal hati akut tertinggi, menurut laporan FDA. Target Anda: Konsumsilah kurang dari 4.000 mg dalam sehari. Ingat bahwa asetaminofen tidak hanya terkandung dalam pereda rasa sakit yang dijual bebas–ini merupakan bahan yang terkandung dalam lebih dari 600 obat– sehingga mudah sekali untuk mengonsumsinya secara berlebihan.
semoga menjadi bahan informasi yang baik dan bermanfaat untuk kesehatan Anda sehari-hari.
Sampai ketemu di artikel selanjutnya :)

No comments:

Post a Comment